2008-01-15

Kuch Kuch Hota Hai

Singer: Udit Naryan & Alka Yagnik

Boy:
Tum Paas Aaye, Yoon Mukuraaye
Tum Paas Aaye, Yoon Mukuraaye
Tumne Na Jane Kya, Sapne Dikaaye

Tum Paas Aaye, Yoon Mukuraaye
Tumne Na Jane Kya Sapne Dikaaye
Abh To Mera Dil, Jage Na Sota Hai
Kya Karon Hai, Kuch Kuch Hota Hai
Kya Karon Hai, Kuch Kuch Hota Hai

Girl:
Tum Paas Aaye, Yoon Mukuraaye
Tumne Na Jane Kya Sapne Dikaaye
Abh To Mera Dil, Jage Na Sota Hai
Kya Karon Hai, Kuch Kuch Hota Hai
Kya Karon Hai, Kuch Kuch Hota Hai

Boy:
Na Jane Kaisa Ahsaas Hai
Bujhti Nahin Hai, Kya Pyaas Hai

Girl:
Kya Nasha Is Pyaar Ka,
Mujhpe Sanam, Chaa Ne Laga

Boy:
Koi Na Jane, Kyoon Chain Khota Hai
Kya Karoon Hai, Kuch Kuch Hota Hai

Girl:
Kya Karoon Hai, Kuch Kuch Hota Hai...
Kya Rang Layee, Meri Dua
Ye Ishq Jane Kaise Hua

Baichaineeyon Mein Chain
Na Jane Kyoon, Aane Laga

Boy:
Tanhai Mai Dil, Yaadein Sanjota Hai
Kya Karoon Hai, Kuch Kuch Hota Hai

Girl:
Kya Karoon Hai, Kuch Kuch Hota Hai

Boy:
Tum Paas Aaye, Yoon Muskuraaye
Tumne Na Jane Kya, Sapne Dikhaye

Girl:
Tum Paas Aaye, Yoon Muskuraaye
Tumne Na Jane Kya, Sapne Dikhaye

Boy:
Abh To Mera Dil, Jage Na Sota Hai
Kya Karoon Hai, Kuch Kuch Hota Hai

Girl:
Kya Karoon Hai, Kuch Kuch Hota Hai...

http://lola.ee.itb.ac.id/gallery/film/kuchkuchhotahai.htm

Kuch Kuch Hota HAi

Lah! Kenapa ulasan film ini baru muncul sekarang? Bukankah film ini udah lama banget beredar (bahkan kini sudah menghilang dr peredaran)? Gua bisa aja beralasan: dulu nggak sempat nonton, etc, etc... ...tapi yang sebenarnya adalah: gua udah bias melecehkan film2 India... :-p Apalah film-film Bollywood itu? Cerita-cerita dangkal- picisan yang sarat lagu-tari mengelilingi pohon atau tiang. Udah sedemikian muak-mabuknya gua pada klisenya film-film India yang sering ditampilkan di TV, sehingga akhirnya muncul bias (yang sebenarnya tak baik) ini. OK, so I was wrong! Sorry, man!




Kajol Rani Mukherjee



"Kuch Kuch Hota Hai", bolehlah... "Kuch Kuch Hota Hai", ternyata cukup bermutu... Meski memang masih terkesan "pop" dan "selera pasaran", tapi ada beberapa nilai lebih yang membuat film ini lebih indah dan bermutu dari film-film India klise lainnya.

Ceritanya menarik, dan disajikan dengan teknik plot... Ah! Gua lupa namanya, tapi yang jelas, alur bertutur-berkisahnya adalah sbb: dimulai dari tengah, kemudian melakukan kilas balik, lalu kembali lagi untuk melanjutkan cerita hingga akhir. Teknik plot seperti ini memang sudah cukup lazim digunakan sekarang, dan "Kuch Kuch Hota Hai" telah melakukannya dengan cukup baik...

Cerita dimulai dengan seorang Rahul Khanna yang baru saja ditinggal mati istrinya. Istrinya ini -Tina- meninggal dalam persalinan; meninggalkan seorang putri yang dimintanya diberi nama "Anjali" (Mengapa "Anjali"? Kita lihat nanti...). Ia juga sempat menitipkan 8 buah surat pada ibu mertuanya, untuk diberikan tiap-tiap tahun (saat ulang tahun) kepada putrinya itu...

Demikianlah, Rahul dan putrinya Anjali hidup tanpa istri-ibu. Beberapa adegan menguatkan kesan kesepian, kehilangan, dan kehampaan mereka berdua:
- Anjali tak sengaja menyinggung perasaan ayahnya: "Aku tak bisa terus-terusan hidup menjadi anak sekaligus istri Papa..." "Hey! Bukankah Papa bisa menjadi ayah sekaligus ibumu?" (terdiam) "Maafkan Anjali, Papa. Papa sedih?" "Sedikit. Tapi tak apalah
- Anjali ikut semacam kontes, dan mendapat pertanyaan untuk menjelaskan topik "ibu". Anjali tentu saja tak tahu dan malah menangis teringat ibunya. Rahul segera menghampiri dan menghiburnya. Cerita berlanjut, dengan tibanya ulang tahun Anjali yang ke-8. Seperti biasanya, Anjali segera membuka dan membaca surat dari ibunya. Dan surat ini adalah yang terpenting dan terakhir... Di dalam surat itu, ibu Anjali bercerita pada Anjali, tentang sebuah kisah yang pernah terjadi antara seorang Rahul, seorang Anjali, dan seorang Tina...

(Di sinilah cerita mengalami kilas balik.)

Rahul dan Anjali adalah dua bersahabat semasa kuliah. Teman bermain basket. Rahul yang playboy; Anjali yang tomboy. Keduanya kompak, populer di kampus, dan terlibat hubungan benci-suka yang unik...

"Masalah" mulai muncul saat persahabatan mereka itu mulai "tercemar" (?) benih-benih Cinta. Tapi tentu saja keduanya tak mau saling mengakui, dan keadaan justru bertambah "parah" dengan kehadiran Tina, seorang mahasiswi baru; putri rektor... Keadaan terus berkembang:
- Sewaktu disuruh menjelaskan tentang Cinta saat pelajaran, Rahul menjawab: "Cinta adalah persahabatan"... dan menyentak perasaan Anjali;
- Bersikap playboy arogan, Rahul justru "takluk" oleh Tina: sewaktu anak-anak mengerjai Tina untuk bernyanyi, sewaktu bertemu di kuil, sewaktu acara kontes antar kampus dan Tina muncul sebagai penyelamat atraksi...

Cinta (segitiga) Rahul-Anjali-Tina makin berbelit-membelit... Tampak bahwa Anjali mulai cemburu oleh perhatian lebih Rahul pada Tina. Lalu semakin lengkap serta patahlah hatinya, sewaktu Anjali hendak mengungkapkan cintanya pada Rahul, Rahul justru menggunakan Anjali sebagai "tempat berlatih" untuk mengungkapkan cintanya pada Tina! Anjali hanya bisa menangis sedih di dalam hatinya...

Oh! Bagian inilah yang paling gua suka dari film ini! Begitu tragis dan sedih! Dilengkapi pula dengan iringan lagu India yang ceritanya mengenai sakit-pedihnya Cinta. Pokoknya mantap lah! My heart seemed to actually feel what Anjali was feeling at that time: pilu teriris- iris...

Anyway, gua perhatikan, Anjali memang menjadi tokoh victimised- protagonist dalam film ini. Protagonis yang menjadi korban. Rahul dan Tina, meski barangkali tak sadar, adalah tokoh-tokoh antagonis: Tina adalah perebut; Rahul tak peka/berperasaan... ...meski lagi-lagi, pada waktunya masing-masing, they will "repent and gain their redemption" (Kita lihat nanti, their salvation will be in the character "Anjali", baik Anjali sang putri maupun Anjali Anjali

Bagus juga penggugahan perasaan seperti ini. Dan gua yakin sebagian besar penonton juga jadi bersimpati pada Anjali. And anyway, I myself think Anjali is prettier than Tina... (Ah! Bias perasaan nih! :-p)

Demikianlah, karena tak tahan menanggung patah hatinya, Anjali lalu memutuskan untuk keluar dari kuliah, meninggalkan Vahul-Tina. Di sini pula, Tina mengalami saat penyesalannya: "Aku merasa bahwa aku barangkali telah memisahkan dua bersahabat itu". Kemudian her salvation, saat ia akhirnya meninggal dan menuliskan kata-kata berikut pada putrinya Anjali (di surat ke-8 tsb):

Ayahmu pernah bilang, "Cinta adalah persahabatan." Aku memang jadi temannya, tapi tak akan pernah bisa jadi sahabatnya. Kini ayahmu kesepian, tapi tak akan mengatakan apa pun. Ia butuh teman; ia butuh cinta. Teman itu adalah Anjali; Cinta itu adalah Anjali. Kembalikanlah Anjali ke dalam hidup ayahmu; Kembalikan cinta pertama Anjali kepadanya. Anjali dan Rahul sudah ditakdirkan untuk saling memiliki. Inilah kebenarannya, dan inilah mimpiku...

Keinginan terakhir Tina adalah menyatukan kembali Rahul dan Tina, yang telah sempat ia "pisahkan"; yang sebenarnya telah ditakdirkan untuk bersama. Ia kini mengutus putrinya Anjali, untuk mewujudkan amanatnya itu...

(Kilas balik selesai)

Anjali sang putri begitu tersentuh, dan berjanji mewujudkan keinginan terakhir ibunya itu. Dengan bantuan neneknya, ia berusaha mencari keterangan dan mempertemukan kembali ayahnya dengan Anjali. Berhasil: dari bekas ibu pengurus asrama Anjali, namun didapat bahwa Anjali telah bertunangan dan akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat. Tetapi Anjali sang putri tak putus asa berusaha...

Akhirnya, diperoleh keterangan bahwa Anjali akan ikut menjadi pengurus sebuah acara perkemahan musim panas. Anjali sang putri tentu saja berusaha untuk ikut menjadi peserta. Dan sedari sinilah, kita lalu bisa menyaksikan tangan-tangan Takdir mulai memainkan peranannya (mis: "perjumpaan" dan "kasus telepon" antara Rahul dan Aman, tunangan Anjali). Demikianlah, sebab Cinta Rahul dan Anjali, memang telah ditakdirkan untuk menjadi...

We'll skip "the summer camp" part and just make it short: Rahul menyusul putrinya ke acara perkemahan musim panas (karena dia mendengar bahwa putrinya itu terserang pilek); Rahul bertemu lagi dengan Anjali; Rahul akrab lagi dengan Anjali, seperti masa-masa kuliah dulu. Ah! Indah sekali! Cinta lama bersemi...

(Di sinilah, Rahul menemukan his salvation, which is Anjali herself. Tanpa maksud menafikan cintanya pada mendiang istrinya Tina, Rahul akhirnya sadar bahwa Cinta Sejati-nya, adalah dengan Anjali...)

Tapi cerita masih saja berlanjut. Halangan masih saja merintang. Aman, tunangannya Anjali, rupanya juga menyusul ke perkemahan karena kangen padanya. Anjali, yang bingung pada perasaannya sendiri yang mulai terbelah itu, akhirnya memutuskan untuk pulang saja bersama Aman. Hingga hari pernikahannya...

Pada hari pernikahannya, Anjali diliputi kebimbangan luar biasa. Terlebih ketika Rahul mendatanginya tepat di saat-saat akad nikah hendak dilaksanakan. Baik Rahul maupun Anjali saat itu telah sadar, akan Kebenaran Cinta mereka... Anjali semakin bingung saja untuk melanjutkan pernikahan ini; Aman memaksa; Rahul hanya bisa memandang sedih dari kejauhan... Namun di saat-saat terakhir, Aman akhirnya menjadi the sacrifying hero. Sang pahlawan yang rela berkorban. Salut! Dia sadar bahwa Anjali sebenarnya tak mencintainya, dan rela melepaskannya. Anjali, setengah berlari, menghampiri Rahul, yang juga segera menyambutnya dalam pelukan...

Film berakhir indah, dengan Rahul dan Anjali (Kajol) bersatu dalam Cinta sesuai Takdir; sesuai keinginan terakhir Tina (Rani Mukherjee). Adegan terakhir film bahkan memperlihatkan mendiang Tina, muncul dan tersenyum menyaksikan semua itu...

So in conclusion, ladies and gentlemen... film ini lumayan baguslah. Cukup menghibur; cukup indah ceritanya (meski masih ada beberapa bagian yang gua anggap norak dan nggak perlu)... Lantas apa pula artinya "Kuch Kuch Hota Hai"? Tidak ada terjemahannya yang tepat, tapi barangkali "a feeling in the heart"; "suatu perasaan di dalam hati"? Tonton ajalah sendiri filmnya, kalo pengen tau persis apa artinya...

by Musang ...........................................................................................................................back


Kuch Kuch Hota Hai
Starring: Shahrukh Khan, Kajol, Rani Mukherjee and Salman Khan
Director: Karan Johar
Where/When: India 97 Director: Karan Johar
Length: 184 minutes


source: mckelate.tripod.com/kuch.html - 10k

Kuch Kuch Hota Hei
--------------------------------------------------------------------------------

THE MOVIE THAT WON 8 FILMFARE AWARDS
BEST FILM - YASH JOHAR
BEST DIRECTOR - KARAN JOHAR
BEST ACTOR - SHAH RUKH KHAN
BEST ACTRESS - KAJOL
BEST SUPPORTING ACTOR - SALMAN KHAN
BEST SUPPORTING ACTRESS - RANI MUKHERJEE


Kuch Kuch Hota Hai

Tum paas aaye, yun muskuraaye,
kau hampiri diri ku, tersenyum manisnya
Tum paas aaye, yun muskuraaye
kau hampiri diri ku, tersenyum manisnya
Tumne na jaane kya sapne dikhaaye
tanpa sedari kau berikan impian kepadaku


Tum paas aaye, yun muskuraaye
kau hampiri diri ku, tersenyum manisnya
Tumne na jaane kya sapne dikhaaye
tanpa sedari kau berikan impian kepadaku

Ab to mera dil, jaage na sota hai
kini hatiku tiada lagi terjaga atau terlena
Kya karoon haye kuch kuch hota hai
apa perlu ku lakukan, sesuatu terjadi dalam hatiku
Kya karoon haye kuch kuch hota hai
apa perlu ku lakukan, sesuatu terjadi dalam hatiku


Tum paas aaye, yun muskuraaye
kau hampiri diri ku, tersenyum manisnya
Tumne na jaane kya sapne dikhaaye
tanpa sedari kau berikan impian kepadaku
Ab to mera dil, jaage na sota hai
kini hatiku tiada lagi terjaga atau terlena
Kya karoon haye kuch kuch hota hai
apa perlu ku lakukan, sesuatu terjadi dalam hatiku
Kya karoon haye kuch kuch hota hai
apa perlu ku lakukan, sesuatu terjadi dalam hatiku


Na jaane kaisa ehsaas hai
apakah perasaan ini?
Bujhti nahi hai kya pyaas hai
kehausan yang tiada penghujung
Kya nasha is pyar ka
tanpa ku sedari keasyikan cinta ini
Mujhpe sanam chhane laga
menyerap ke seluruh jiwaku
Koi na jaane kyun chain khota hai
tiada ketahui kenapa kedamaian
hilang dilanda cinta


Kya karoon haye kuch kuch hota hai
apa perlu ku lakukan, sesuatu terjadi dalam hatiku
Kya karoon haye kuch kuch hota hai
apa perlu ku lakukan, sesuatu terjadi dalam hatiku


Kya rang laayee meri dua
doa ku pohon telah termakbul
Ye ishq jaane kaise hua
hanya tuhan ketahui bagaimana ku jatuh cinta
Bechainiyon mein chain
tiada ku tahu kenapa kebahagiaan
Na jaane kyoon aane laga
muncul dari keresahan ini
Tanhaayee me dil, yaaden sanjota hai
ku bersendirian, dibaluti memori
Kya karoon haye kuch kuch hota hai
apa perlu ku lakukan, sesuatu terjadi dalam hatiku
Kya karoon haye kuch kuch hota hai
apa perlu ku lakukan, sesuatu terjadi dalam hatiku


Tum paas aaye, yun muskuraaye
kau hampiri diri ku, tersenyum manisnya
Tumane na jaane kya sapne dikhaaye
tanpa sedari kau berikan impian kepadaku


Tum paas aaye, yun muskuraaye
kau hampiri diri ku, tersenyum manisnya
Tumane na jaane kya sapne dikhaaye
tanpa sedari kau berikan impian kepadaku


Ab to mera dil, jaage na sota hai
kini hatiku tiada lagi terjaga atau terlena
Kya karoon haye kuch kuch hota hai
apa perlu ku lakukan, sesuatu terjadi dalam hatiku
Kya karoon haye kuch kuch hota hai
apa perlu ku lakukan, sesuatu terjadi dalam hatiku

Comments :

0 comments to “Kuch Kuch Hota Hai”


Post a Comment

Informasi Pilihan Identitas:
Google/Blogger : Khusus yang punya Account Blogger.
Lainnya : Jika tidak punya account blogger namun punya alamat Blog atau Website.
Anonim : Jika tidak ingin mempublikasikan profile anda (tidak disarankan).