2008-01-25

Puisi-puisi bagian 2

Suara Jiwa
love

Heninglah wahai jiwaku,
sebab langit tak akan pernah mendengarmu
tenaglah wahai jiwaku,
sebab cinta telah dibakar
oleh tangissan kecemburuan api cinta
menderulah wahai mistery fajar merahku
ia tak akan melahirkan simfoni dan melodi terindahmu
sebab seringai malam
tak mengindahkan mistery mistery bisikkamu
dan alunan melodi cinta
tak akan berhenti di depan mimpimu
heninglah wahai jiwaku,
dan dengarkanlah suara batinku
dalam mimpi kurenungi senandung camar
seolah ia terbang rendah
melintasi gunung api yang menghajar bumi.
dengarlah wahai hatiku,
ukirlah bahasa kalbuku
untuk menghias kubah langit biru
dan senja buana merah
saat mentari telah di atas temaram
yang naik ke fikiranku
untuk mendekapmu wahai dewi kapelaku

Love,where r u
Kepergianmu


Saat kamu akan pergi meninggalkan diriku

Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan

Hanya air mata yang mengalir

Tanpa kusadari....

Wajah ini telah basah

Kasih...

Pergilah jika kamu harus pergi

Doaku selalu menyertai mu

Dalam setiap langkah mu

Kamu akan hadir dalam mimpi ku

Sebagai penawar rinduku

Dan kamu pasti tahu

Aku disini selalu setia menantimu...

muNgKin, aKuLah yaNg taK seTia
_zR_

saat denganmu,
waktu berjalan begitu lambat
semua terasa membosankan
apapun yang kau katakan
apapun yang kau lakukan
selalu salah dimataku
meski ku tahu
itu inginku
itu mauku
dan
itu yang terbaik untukku

saat dengannya,
waktu seakan berkejaran dengan semangatku
berlari seolah mengejar mimpi
apapun yang dia katakan
apapun yang dia lakukan
selalu kusetujui
walau ku tahu
itu bukan inginku
itu bukan mauku
dan
itu pun tak baik untukku

apa salah bila hati ini mendua??
ketika yang lain mencoba meraba keegoisan
berharap menemukan celah untuk meruntuhkan egoku
jiwa ini tak mau di ajak mengalah

kau telah berkorban untukku
walau sering kusakiti hatimu
kau telah berjuang untukku
diantara hidupmu
kau serahkan matimu untukku
dan aku membeku

dia tak perlu meruntuhkan egoku
karena aku lah yang menginginkan dia tetap disampingku
aku lah yang mengalah untuk hubungan yang tak tentu arah
dia pun tak kan mau menyerahkan matinya untukku
aku tak perduli (dulu)
dan (kini) aku membeku

kau memang telah menduakanku
tapi karena aku yang lebih dulu menduakanmu

dia memang menduakanku
meski aku lah yang kedua

pantaskah kutuduhkan segala macam prasangkaanku padamu??
walau kau menduakanku,
kau tetap memberiku seluruh cintamu
dia yang menduakanku
bahkan tak pernah merasa cinta padaku

namun,
aku tak dapat menentukan
harus dengan siapa aku setia
karena kau mencintaiku
dan aku mencintainya

mungkin,
akulah yang tak setia..

kasih sayang
garnis r_siwi

Kasih Sayang

Di hari yang semakin lama
semakin membuat aku resah
seakan tidak ada lagi kebahagiaan di hatiku
semuanya telah menjadi kenangan buatku

hanya sepercik kasih sayang darimu
yang tidak akan aku lupakan
sepanjang hidupku
kau yang terindah dalam hidupku

sekarang hanya tinggal hanyalah kenangan
sampai tidak aku dapat membedakan
mana tangis,mana tawa
semua telah menjadi butiran nelangsa

aku rindu candamu
aku rindu tawamu
aku rindu kasih sayangmu
KekasihKu

SUARA ALAM VS RASA SEPIKU
it's Me!!

Serbuan hujan menyerbu bumi
Datang bersama lambaian angin ribut
dan kilatan putih
Heboh menyetakkan kebisuan hati

Terdiam seribu kata
Tersudut dan terpojok seorang diri
Membeku menatap jahatnya letusan langit

Tatapan mata melayang jauh
Menunggu lemahnya serbuan hujan
dan letusan langit yang 'kan terdiam

Gelisah menghantuiku.....
Takut menghampiriku......
gelap bumi dan sepi saja yang terasa

Ku Menanti kecupan hangatnya bulan purnama
dan secercah kasih bintang
yang 'kan melunturkan kegelisahan hati ini!

?!?!?!?!
........................

Maaf,,,,,,,,,,
Mungkin aq yg terlalu curiga,,,,,,,,,,,,,
Mungkin memang aq yg sLalu berBuruk sanGka,,,,
Namun,,,iTu sMua hAnya kRn saTu haL,,,,
CintaKu padamU,,,,SayangQ unTukmU,,,,,,


aQ haNyA taK mw Jd parAnOid,,,,,,,
KrN keMbaLi diSakiTi,,,DikhIanaTi,,,,dAn peRih KrN kehILanGan LaGi,,,,,,


SaLahkaH asAQ?!?!?!?!

jEaLousy,,,,,,,,,,,,
........................

Kasih,,,,,
beribu kata ingin kuucap,,,,,,,,
beribu tanya ingin kuungkap,,,,
Semua tentangku,,,yg kadang merasa ragu
yg kadang sangat cemburu padamu tanpa sebab,,,yg pasti kan buatmu jemu
Hanya krn q tak mw kehilanganmu
Hanya krn q sungguh sayang padamu
Ingatkah kau,,,,pinta yg slalu kuucap?!
Jangan sakitiku,,,,
Jangan tinggalkanku,,,
Jangan pernah rasa jenuh padaku,,,,,
Hanya krn q tak mw kehilanganmu
Hanya krn q sungguh sayang padamu
Dan tak tw bagaimana hatiku tanpamu,,,,,,,,
Pabila kau punya jawaban
Pabila kau punya pernyataan,,,,yg setidaknya bs bwtQ tenang,,,
Katakanlah,,,,
agar tak pernah lagi ku curiga
agar q tw cintamu nyata
agar q tetap yakin kw milikku
Sampai terhentinya nafasq
I LuV U

9ie...


9ie...
Disaat mata memandang
menatap kepermukaan
Aku tak tahu apa yang kurasakan sesungguhnya
Kegalauan..bimbang..cemas..dan resah yang kurasakan kini

9ie...
Bimbang yang kurasa takkan berarti dengan hadirmu..
Mungkinkah hadirmu akan membawa satu warna baru dalam hidupku

9ie...
Akankah kebahagian yang kunanti selama ini akan terjawab dengan hadirmu

9ie...
Akankah kebahagiaan itu dirimu...?

meiza

meiza..warna mu adalah pelangi yang berlapis-lapis
aroma mu adalah wewangian seribu bunga
keindahan mu menghempaskan purnama
bumi adalah pijakan untuk kau tebarkan pesona mu
memabukan para lelaki tanpa meminum anggur cinta mu
seperti aku yang terhimpit oleh kerinduanku padamu
yang nyaris membunuhku tanpa alasan yang benar...

Annisa
DA114912


Tanpa dirimu
bumi seakan mati.
Lantas seseorang akan buntu dalam kesia-sian untuk mencari Sang Kekasih
yang wajahnya tersembunyi
dibalik cadar dan bedak berlumpur,

Maka,
siapa yang akan pernah bisa melihat
bagaimana keanggunan wajah Sang Kekasih
jika semua lumpur dan debu
dari perut bumi dibiarkan tertumpah?

Lumpur-lumpur itu berasap
sisakan dengusan panas nafsu yang menggelora,
Kegelapan seolah ditebarkan diatas langit
yang gulita dengan angin , hujan, dan topan
yang menggila.

Lalu setiap manusia akan tertabiri
dalam gelap bagai
asmara yang padam tanpa gairah
karena palsunya cinta
yang berasal dari api nafsu diri yang tertabiri.

Annisa,
Adalah rahasia yang disembunyikan dibalik cadar-cadar kelembutan kaum wanita

Maka siapakah yang berhak yang membukanya kecuali Kekasih sejati yang dinanti

Di bawah siraman temaram sang mentari yang mulai terbenam di timur bumi,
Di kelembutan sinar rembulan
dalam purnama keagungan Chandra Kirana
cahayamu membias diufuk langit malam yang penuh bintang.
Lantas, wajahmu tampil
dalam belahan bulan yang menyatu dari kemenduaan yang dulu terpisahkan
dengan isak tangis kelembutan
menghamparkan permadani kasih dan sayang

Dengan penyaksian,
Engkau adalah Cinta-Ku
Maka jangan sia-siakan cinta-Ku dalam belitan cinta nafsumu
Yang menabiri akal sehatmu
Sehingga engkau tak pernah mampu melihat makna cinta-Ku
Yang ditakdirkan tertera
dalam keindahan pasangan sayap kupu-kupu

.aNg6i..
luvLy

aNg6i..
nAmAmU sLaLu d Hti..
iNdaHmU sEjUkaN Hti..
dAn tEnAn6kAn dRi..
aNg9i..
kInI kAu pUntLaH LuKaI..
tA sAdAr kU mEnUtUp mAtA iNi..
o6H iNikAh aNg9i..
tAkKan bEnCi waLo dEn6ki mEmBaLut dRi..
tAkKan dUkA waLo LuKa tLaH hAncUrkAn jIwA..

MasA LaLu tERtiNGgaL....
--Es.Es--

Ku HapUsKaN kAtA yANg tERnOdA,
yaNG pERNaH tERGorEs uNtuKmU
daLaM cERmiNan hAtikU

mAsa Lalu tERtiNGgaL LAma
kaU tAk LaGi mENGgetaRkan gEjoLak jiWa yaNg mati
sEbutiR eMbun puN taK jatUh di bELahaN piPiku

Masa Lalu tERtiNGgal pUnaH
kU tUtup piNtu hAti uNtuKmu
TaK adA sEjutA NiaT.....
'tuK aBadikaN diRimu sEbaGai kENaNGan

T'Lah jaUH tERkuBur dALaM LaUtaN
Rasa yANG pERNah siNGgaH di HAti
daN sEsaL taK pERNah mENGhaMpiriKu
sAat kaU tiNGgaLkaN ku di sINi!!!!!!

Keabadian Hidup
it's Me!!

'Kan tiba saatnya ku harus menghilang
Tertutup awan putih
dan terpisah dari lalu-lalang bumi
'tuk selamanya.........

Ku berjalan.......
tapi tak jua kutemukan ujungnya untuk singgah
Ku berlari.........
tapi tak berhenti untuk sekedar diam

Waktu kian tak besahabat
'tuk jauhkan pijakan kaki di bumi
Waktu pun tak mengasihaniku
'tuk mengapai hati yang hilang

Akkkhhhhh.......
Mengapa waktu tak sabar menungguku
'tuk menjadi bintang jelita di angkasa

Kala malam menghampiri bumi
Segera ku tunjukkan wajah ini
Menuju keabadian hidup selamanya
Selamat tinggal kekasihku..............

Comments :

0 comments to “Puisi-puisi bagian 2”


Post a Comment

Informasi Pilihan Identitas:
Google/Blogger : Khusus yang punya Account Blogger.
Lainnya : Jika tidak punya account blogger namun punya alamat Blog atau Website.
Anonim : Jika tidak ingin mempublikasikan profile anda (tidak disarankan).